Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Mario Draghi, Rabu (22/12/2021) seperti dikutip Sputnik, mengeluarkan statemen ini di tengah tekanan Amerika Serikat terhadap negara-negara Eropa untuk menerapkan kebijakan ketat terhadap Rusia yang dipicu masalah Ukraina.
PM Italia menuturkan, "Marilah kita bertanya kepada diri sendiri, jika kita ingin menjatuhkan sanksi di bidang gas kepada Rusia, apakah kita benar-benar bisa melakukah hal ini, dan apakah kita cukup kuat untuk melakukannya, serta apakah pada situasi saat ini, sanksi merupakan tindakan yang benar."
Ia menegaskan, "Jelas jawaban dari semua pertanyaan ini adalah tidak."
Menurut Mario Draghi, Presiden Rusia Vladimir Putin ingin berada di sebuah kondisi untuk berunding, kondisi yang di dalamnya proses perubahan tidak mungkin kembali. (HS)
342/